Kuburan Abad Ke-18 Terbesar Ditemukan
TENGGARONG,Tim
peneliti arkeologi menemukan kuburan manusia abad ke-18 terbesar di
Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai
Kartanegara, Kalimantan Timur. Kuburan itu berupa 52 tajau atau guci
berisi kerangka manusia, tiga kerangka masih utuh.
Guci
itu bermotif ukiran Tiongkok dari abad ke-16 sampai abad ke-18. Piring
berasal dari abad ke-18. Sampel tulang dan tanah dikirim ke laboratorium
di Jakarta untuk menentukan umur kuburan dan jenis ras manusia.Tiga
guci yang utuh kini diamankan di Museum Merah Putih Sangasanga. Sisanya
pecah berkeping-keping dan ditimbun kembali untuk sewaktu-waktu
dibongkar guna penelitian lanjutan. Setiap guci berisi kerangka satu
individu tanpa harta benda
Kerangka
dalam guci merupakan pola penguburan sekunder pada tradisi Dayak.
Sekunder berarti jenazah dikubur dalam tanah sampai saat dipindahkan ke
dalam guci dengan ritual adat. Jumlah individu dalam guci menggambarkan
jumlah minimal hewan yang dikurbankan.
Sangasanga
dikenal sebagai kawasan peninggalan Belanda. Di sana ada perumahan
pegawai perusahaan minyak dan pompa angguk abad ke-19. Di sana terjadi
pertempuran antara Indonesia dan Belanda pada awal masa kemerdekaan.
No comments:
Post a Comment