
"Ini memang kedengarannya lucu tapi penggunaan hewan adalah ramah lingkungan karena tidak membutuhkan gas dan harganya setengah dari biaya mesin," ucap Marcel Collet, penjaga peternakan Ferme de Paris. "Lagipula mereka juga imut."
Selama April hingga Oktober domba tersebut akan merumput di tanah seluas 8 lapangan tenis. Dengan masa tugas selama 2-3 minggu domba ini akan menjadi mesin pemotong rumput di perkotaan sekaligus mengurangi penggunaan bahan kimia. Domba-domba itu akan dikembalikan ke peternakan di luar Paris jika sudah selesai.
Semula Warga Paris khawatir kotoran domba akan merusak kota mereka yang indah. Namun perusahaan yang mendatangkan domba ini meyakinkan kotorannya tidak berbau dan segera hilang. Lagipula kotoran itu ampuh sebagai pupuk tanah yang membuat rumput makin subur.
Bisnis domba untuk merumput di tanah perkotaan menjadi trend di Perancis. Saat ini sudah ada 260 domba yang "dipekerjakan" perusahaan papan atas. Keberhasilan proyek unik ini juga menarik minat dari Inggris, Jerman, Belgia dan Rusia.
No comments:
Post a Comment